IPA_FARREL_9F/21
1.CARA SEL SARAF MENGHANTARKAN IMPULS:
Cara sel saraf menghantarkan impuls terjadi secara konduksi yang memanfaatkan pompa ion Na+ dan K+ untuk mengubah muatan listrik. Berikut penjelasannya. Penjelasan: Sistem saraf adalah sistem organ yang berfungsi untuk mengendalikan seluruh aktivitas tubuh.
2.Hewan yang dapat menghasilkan listrik
• Belut Listrik
Sidat listrik atau belut listrik (Electrophorus electricus) adalah sejenis ikan air tawar yang dapat menghasilkan aliran listrik kuat (sampai 650 volt) untuk berburu dan membela diri. Walaupun disebut sidat atau belut, ia termasuk anggota ordo Gymnotiformes, yang tidak mencakup keduanya.Sidat listrik biasa ditemukan di Sungai Amazon dan Sungai Orinoko serta daerah-daerah di sekitarnya. Ia bisa tumbuh hingga panjang 2,5 m (8,2 kaki) dan berat 20 kg (44 pound), walaupun biasanya ukuran rata-ratanya adalah 1 m.
Hiu kepala martil adalah spesies hiu dari famili Sphyrnidae. Spesies ini memiliki cara khusus dalam berburu, yakni dengan menggunakan pori-pori sensor electrolocation. Sensor yang dinamakan Ampullae of Lorenzini ini dapat membantu hiu kepala martil berburu dengan medan listrik.
Dengan menggunakan medan listrik dan menyebarkan reseptor di area sekitarnya, hiu martil dapat berburu secara efektif dan efisien, seperti dicatat dalam New Scientist. Makanan kesukaan hiu martil adalah ikan kecil, cumi-cumi, dan pari.
Sebetulnya spesies hiu putih besar juga dapat mendeteksi medan listrik dari mangsanya. Namun, kemampuan hiu putih dalam menghasilkan listrik dan menggunakan reseptor, masih tidak sebaik hiu martil.
• Ekidna
Ekidna juga biasa disebut sebagai babi duri atau landak semut, yang merupakan hewan asli dari Papua dan Australia. Ekidna merupakan spesies yang cukup unik, karena merupakan mamalia namun bertelur.
Makanan kesukaan ekidna adalah semut. Dengan kuku yang cukup panjang, ekidna dapat dengan mudah menggali dan membongkar kayu untuk mencari sarang semut. Selain semut, rayap juga menjadi salah satu menu favorit ekidna.
Laman BBC Earth mencatat bahwa ekidna merupakan mamalia darat yang dapat menghasilkan listrik dari reseptor yang ada di moncongnya, namun dalam jumlah yang sangat minimal dan hampir tidak terasa.
Kemampuan ini sangat dibutuhkan oleh ekidna untuk keperluan berburu semut atau rayap yang ada di dalam tanah. Selain itu, moncong ekidna dapat mendeteksi arus listrik kecil yang dapat ia gunakan untuk menentukan arah pada saat ia berada di bawah tanah atau lumpur.
• Lebah madu timur
Di alam bebas, apis cerana biasa hidup di lubang-lubang pohon sebagai sarang termasuk kayu bekas pohon tumbang. Mereka memproduksi dan menyimpan madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Lantaran itulah, apis cerana biasa diternakkan. Selain menghasilkan madu, serangga ini membantu petani dalam proses penyerbukan tanaman. Berbeda dengan apis cerana, lebah madu hutan atau apis dorsata hidup bebas di atas pohon dengan ketinggian 10-20 meter. Memiliki ukuran 17-19 milimeter. Tak heran, jenis ini mampu membuat sarang 1 X 2 meter dengan madu sekitar 20 kilogram. Dengan rasa khas manis kepahit-pahitan, madu hutan kaya akan vitamin dan zat yang diperlukan tubuh. Saksikan selengkapnya dalam Potret edisi 3 Mei 2008.(TOZ/Tim Potret SCTV)
•Platipus
Seperti dicatat dalam laman American Museum of National History, platipus merupakan kerabat dekat dari ekidna, yang tentunya sama-sama dapat memanfaatkan listrik untuk keperluan berburu dan penentu arah.
Saat menyelam dan mencari mangsa, platipus akan menutup mata, hidung, dan telinganya. Sebagai gantinya, platipus akan menggunakan moncongnya sebagai reseptor untuk memudahkannya berburu mangsa.
Reseptor ini sangat sensitif karena akan mendeteksi medan listrik yang berukuran sangat kecil. Itulah sebabnya, platipus dapat mendeteksi makanannya di lumpur yang tidak dapat dideteksi oleh indra lainnya.Seperti dicatat dalam laman American Museum of National History, platipus merupakan kerabat dekat dari ekidna, yang tentunya sama-sama dapat memanfaatkan listrik untuk keperluan berburu dan penentu arah.
3.Penggunaan listrik statis dalam tehknologi





Komentar
Posting Komentar